Posted by: SDN Pondok Bambu 10 Pagi | October 27, 2009

Menyiapkan Anak Masuk Pendidikan Formal


Hari pertama masuk SD adalah sebuah perubahan lingkungan dalam hidupnya. Rasa takut, bingung, cemas, dan malu adalah perasaan yang wajar dirasakan oleh anak, sama seperti yang kita alami ketika hari pertama kuliah, pengalaman pertama wawancara, atau hari pertama kerja. Ada ketakutan tersendiri yang umumnya terjadi pada anak yang baru memasuki SD. Hal ini merupakan reaksi terhadap perubahan lingkungan yang mereka alami.

Setiap anak menghadapi situasi baru ini dengan cara yang berbeda-beda, ada yang menangis minta pulang, ada pula yang sudah akrab dengan anak-anak lain dan membentuk kelompok. Bagaimana orang tua harus menyikapi hal ini? Anak membutuhkan rasa aman, rasa dimengerti, serta dukungan dari orang tuanya pada masa transisi tersebut. Dukungan orang tua penting agar apa pun yang dihadapi anak akan dihadapinya dengan penuh percaya diri.

Ada lima aspek yang perlu diperhatikan dalam kesiapan anak menghadapi sekolah. Pertama aspek kesehatan fisik dan perkembangan motorik. Aspek ini meliputi status kesehatan, pertumbuhan, dan kemampuan fisik.

Termasuk juga di dalamnya kemampuan menggunakan otot-otot kecil atau motorik halus dan kemampuan menggunakan otot-otot besar atau motorik kasar, hal ini juga terkait pada kondisi selama dan setelah kelahiran.
Kedua, aspek perkembangan sosial dan emosional, merujuk pada kemampuan anak untuk berinteraksi secara sosial.

Kemampuan adaptasi yang positif terhadap lingkungan sekolah membutuhkan kemampuan sosial untuk saling pengertian dan bekerja sama. Perkembangan emosional termasuk di dalamnya kemampuan persepsi terhadap dirinya, kemampuan memahami emosi orang lain, dan kemampuan untuk mengerti serta mampu mengekspresikan perasaannya.

Ketiga, pendekatan pembelajaran. Aspek ini merujuk pada kecenderungan
menggunakan keahlian, pengetahuan, dan kemampuan. Komponen kuncinya termasuk antusiasme, keingintahuan dan kemampuan menyelesaikan tugas, seperti pola temperamen dan nilai kultural. Keempat, tentang perkembangan bahasa, mencakup bahasa verbal, dan kemampuan membaca.

Bahasa verbal meliputi kemampuan mendengar, berbicara, dan perbendaharaan kata. Kemampuan membaca termasuk membaca tulisan, pengertian tehadap suatu cerita, dan proses menulis.

Terakhir, kognisi dan pengetahuan umum. Aspek ini meliputi kemampuan untuk mengetahui sifat dan benda tertentu dan kemampuan yang didapat dengan mengamati objek, peristiwa atau orang mengenai kesamaan, perbedaan, dan hubungannya. Termasuk juga pengetahuan tentang konsep perhitungan.

Tip Sebelum Masuk Sekolah

– Persiapkan sejak awal. Sebelum anak menjalani hari pertama di sekolah yang baru, perkenalkanlah ia dengan sekolah tersebut. Baik dengan jalanan-jalan ke sekolah yang baru, lihat-lihat gedung sekolah, ruang kelas, dan kalau sempat berkenalan dengan guru yang akan membimbingnya.

– Jalin komunikasi yang baik dengan anak, tanya mengenai apa yang dirasakannya tentang pengalaman yang akan dilaluinya tersebut. Dengan komunikasi, anak akan lebih mengenali perasaannya sendiri, sehingga lebih siap.

– Berikanlah perhatian penuh, dengarkan apa yang ia keluhkan.

– Dukunglah dia, beri penguatan, misalnya dengan memberi tahu bahwa semua yang dirasakannya adalah wajar.

– Ajaklah untuk senantiasa berdoa, ini bisa memberikan keberanian pada si anak.
nov/L-1

Sumber : Koran Jakarta, 17 Juni 2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: