Posted by: SDN Pondok Bambu 10 Pagi | August 12, 2009

Pemerintah Jangan Kaku Menafsirkan Jam Mengajar!

JAKARTA – Para guru mengharapkan pemerintah tidak terlalu kaku dalam menafsirkan ketentuan beban kerja guru sebanyak 24 jam mengajar dalam seminggu sebagai tatap muka di kelas. Masih banyak pekerjaan lain yang harus dilakukan guru di luar kelas untuk mendukung pembelajaran.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah akan menerbitkan peraturan mengenai pemenuhan 24 jam pelajaran bagi para guru. Guru yang kurang jam pelajarannya dapat mengajar di program Paket A, B, dan C, melaksanakan remedial, atau mengajar di sekolah lain.

Ketua Umum Federasi Guru Independen Indonesia Suparman akhir pekan lalu mengatakan, umumnya guru-guru memang mengeluhkan beban jam kerja yang kurang dari 24 jam pelajaran.

Selama ini ketentuan 24 jam pelajaran tersebut banyak dikeluhkan guru yang sudah lulus uji sertifikasi. Mereka yang tak memenuhi ketentuan itu sulit mendapatkan tunjangan.

Sumber : kompas.com, 10 Agustus 2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: