Posted by: SDN Pondok Bambu 10 Pagi | July 22, 2009

RAPBS Harus Disusun Berdasarkan Kebutuhan

Banyak sekolah yang menginginkan agar mutu pendidikan bisa lebih meningkat. Namun tak sedikit orangtua siswa yang mengeluh karena harus dibebani berbagai iuran tak wajib yang memberatkan peserta didik. Agar tidak lagi ditemui permasalahan tersebut, Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat (Sudin Dikmen Jakpus) mengingatkan agar dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan belanja sekolah (RAPBS) 2009 lebih berdasarkan kebutuhan bukan keinginan sekolah.

Terkait hal tersebut, rencananya jajaran Sudin Dikmen Jakpus akan menggelar rapat dengan jajaran komite sekolah pada pekan pertama Agustus 2009. Materinya, membahas masalah peningkatan mutu sekolah tanpa membebani orangtua siswa yang tak mampu. “Pembahasan peningkatan mutu sekolah ini harus dianalisis berdasarkan skala prioritasnya,” ujar Ratiyono, Kasudin Dikmen Jakpus kepada wartawan, Selasa (21/7).

Saat ini, kata Ratiyono, kegiatan pendidikan sumber pendanaannya diambil dari APBN dan APBD. Jika dari dua sumber itu masih kurang maka akan dicarikan solusi. Bisa saja dengan melibatkan peran serta masyarakat, komite, para alumni, dunia usaha, dan sebagainya. “Tentu partisipasi tersebut harus disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Ratiyono.

Prinsipnya adalah, RAPBS harus disusun berdasarkan analisis kebutuhan bukan keinginan. Kemudian harus melalui azas musyawarah mufakat. Selain itu harus ada subsidi silang dan dicarikan solusi bagi peserta didik yang tidak mampu. Yang tak kalah pentingnya adalah, sekolah dilarang mengeluarkan siswa hanya karena faktor keuangan atau yang bersangkutan dari keluarga tidak mampu.

Terkait hal tersebut, sejatinya pihak sekolah boleh meminta dukungan materi dari para orangtua murid. Akan tetapi sifatnya tidak memaksa. Ini untuk menunjang peningkatan mutu pendidikan dan subsidi bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu. Mengenai besar kecilnya, tergantung dari kebutuhan sekolah masing-masing. Karena sekolah diberi kewenangan untuk menyusun RAPBS sesuai dengan manajemen yang berbasis sekolah.

Pihaknya berharap, karena saat ini perhatian pemerintah sudah semakin baik, maka hendaknya iuran bagi peserta didik baru (IPDB) seyogyanya semakin mengecil. Tentunya dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan pendidikan. Sebagai contoh, saat ini guru yang telah menerima tunjangan sertifikasi, harusnya diimbangi dengan peningkatan profesionalitas dalam mengajar. Ini sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas perhatian pemerintah terhadap kesra guru.

Dalam rapat nanti, juga akan dibahas mengenai program berkesinambungan dari tahun sebelumnya. Misalnya membahas target kelulusan yang awalnya hanya 95 persen ditargetkan meningkat menjadi 100 persen. Atau misalnya yang diterima di Perguruan Tinggi semula hanya 65 persen ditargetkan naik menjadi 70 persen. Demikian halnya untuk SMK yang semula terserap di dunia kerja hanya 75 persen ditargetkan menjadi 90 persen. Pembahasan RAPBS ini juga akan terkait dengan masalah kegiatan ekstrakurikuler.

Selain membahas program sekolah, juga akan disinggung mengenai bantuan bagi siswa tak mampu. Saat ini, Sudin Dikmen Jakpus sudah menyiapkan subsidi bagi siswa yang tak mampu dalam bentuk beasiswa. Jumlah murid yang menerima beasiswa ditargetkan meningkat menjadi 20 persen dari sebelumnya 15 persen dari keseluruhan siswa di Jakpus.

Saat ini diperkirakan jumlah siswa SMK di Jakarta Pusat mencapai 21.396 orang dan SMA 19.254 siswa. Mereka tersebar di 71 SMK dan 65 SMA baik swasta atau negeri. Meningkatnya jumlah penerima beasiswa ini karena perhatian Pemprov DKI semakin tinggi terhadap dunia pendidikan di Jakarta. (bj)

Sumber : Disdik DKI


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: